Facebook Twitter Google RSS

Selasa, 17 April 2012

MAKALAH 3 - PERAN UNIVERSITAS GUNADARMA DALAM PELESTARIAN NILAI-NILAI BUDAYA



Peran UNIVERSITAS GUNADARMA DALAM PELESTARIAN NILAI-NILAI Budaya






Disusun Oleh :
Nama   :        Ricky Reza Pahlevi
NPM    :        16111129
Kelas    :        1KA41



Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi
S1 – Sistem Informasi
Universitas Gunadarma
2011 – 2012





Mata Kuliah  :  Ilmu Budaya Dasar
Dosen : Muhammad Burhan Amin

Topik Makalah

Peran UNIVERSITAS GUNADARMA DALAM

 PELESTARIAN NILAI-NILAI Budaya

Kelas  :  1-KA41


Tanggal Penyerahan Makalah : 17 April 2012
Tanggal Upload Makalah  :  18 April 2012

 

P E R N Y A T A A N

Dengan ini saya menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam penyusunan makalah ini saya buat sendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim / pihak lain.

Apabila terbukti tidak benar, saya siap menerima konsekuensi untuk mendapat nilai 1/100 untuk mata kuliah ini.

N P M
Nama Lengkap
Tanda Tangan
16111129
Ricky Reza Pahlevi

P e n y u s u n

Program Sarjana Sistem Informasi

UNIVERSITAS GUNADARMA

 



KATA PENGANTAR

          
Puji syukur dipanjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia yang tiada henti-hentinya sehingga penulis masih diberi kesempatan untuk dapat menyelesaikan makalah Ilmu Budaya Dasar tentang pentingnya Peran Universitas Gunadarma dalam pelestarian nilai-nilai budaya sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Shalawat serta salam kita senantiasa curahkan kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan sahabat.
Dalam makalah ini, penyusun mencoba memaparkan bagaimana pentingnya peran keikutsertaan Univeristas Gunadarma dalam pelestariaan budaya. Dan kita sebagai Mahasiswa yang berada dalam lingkungan Universitas Gunadarma harus dapat ikut serta dalam upaya untuk melestarikan nilai-nilai budaya bangsa. Dengan demikian maka kebudayaan bangsa indonesia akan lebih kuat lagi , bukan hanya di mata bangsa sendiri tetapi di mata dunia.
 Makalah ini mungkin masih banyak kekurangan baik dari segi tulisan maupun materi. Untuk itu, saran dan kritik yang bersifat membangun senantiasa penyusun terima dengan hati terbuka. Semoga tulisan dari makalah ini dapat memberikan manfaat kepada pembacanya.
Akhir kata penyusun mengucapkan terima kasih kepada segenap rekan semua yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini. Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi kita semua.
                                                                                                 Bekasi, 17 April 2012
                                                                                                          
      
                                                                                                        Penyusun



DAFTAR ISI
Pernyataan………..................................................................          i
Kata Pengantar………….......................................................          ii
Daftar Isi….............................................................................          iii

Bab 1 Pendahuluan                                                                                                             
1.Latar Belakang......................................................................          1
2.Tujuan...................................................................................          2
3.Sasaran.................................................................................          3

Bab 2 Permasalahan                                                                                                              
1.Kekuatan..............................................................................            4
2.Kelemahan...........................................................................             6
3.Peluang.................................................................................            7
4.Tantangan/Hambatan.............................................................            8

Bab 3 Kesimpulan dan Rekomendasi                                                                              
1.Kesimpulan.......................................................................              9
2.Rekomendasi....................................................................              9
3.Referensi..........................................................................             10





BAB I
PENDAHULUAN
a.      LATAR BELAKANG
Indonesia memiliki Keanekaragaman budaya yang dipandang sebagai sebuah kekayaan bukan kemiskinan. Bahwa Indonesia tidak memiliki identitas budaya yang tunggal bukan berarti tidak memiliki jati diri, namun dengan keanekaragaman budaya yang ada membuktikan bahwa masyarakat kita memiliki kualitas produksi budaya yang luar biasa, jika mengacu pada pengertian bahwa kebudayaan adalah hasil cipta manusia.
Kebudayaan merupakan salah satu tonggak tolak ukur kemajuan suatu bangsa, dimana dengan terkenalnya budaya bangsa di dunia maka akan menaikan sendiri pamor derajat atau kemajuan suatu bangsa itu sendiri , karena dengan memperkenalkan budaya bangsa ke dunia dapat memperoleh pandangan dari warga asing sehingga akan banyak yang akan berkunjung ke Indonesia untuk mempelajari kebudayaan bangsa Indonesia maupun untuk berwisata budaya sehingga akan menghasilkan pandangan yang positif terhadap kebudayaan bangsa indonesia.
Tetapi dengan semakin berkembangnya kemajuan teknologi pada saat ini banyak sekali yang mempengaruhi kebudayaan bangsa Indonesia terutama kebudayaan daerah atau tradisional , dimana pada saat ini semakin ditinggalkan oleh peminatnya terutama para generasi muda, karena kebudayaan daerah menurut mereka kurang menarik di zaman globalisasi yang modern ini.sehingga pada saat ini kebudayaan modern lebih berkembang pesat daripada kebudayaan daerah dan tradisional. 

Sehubungan dengan keprihatinan itu, mau tidak mau harus disadari dan diakui bahwa eksistensi seni dan budaya daerah di Indonesia semakin lama semakin tergerus oleh ekspansi seni dan budaya global atau modern. Apabila hal ini terus berlangsung, maka kita semakin tidak apresiatif terhadap seni dan budaya daerah, yang pada gilirannya akan terasing dari seni dan budaya sendiri, sehingga akan kehilangan jati diri. Oleh karena itu, berbagai upaya harus dilakukan untuk melestarikan seni dan budaya daerah di tengah-tengah perubahan zaman dan pengaruh budaya asing yang semakin gencar di Indonesia. 

Terutama pada saat ini para generasi muda atau Mahasiswa , perlu adanya lagi pemikiran tentang untuk memajukan kebudayaan milik bangsa kita sendiri ketimbang untuk memajukan kebudayaan modern atau asing yang sedang berkembang pada saat ini. Dan salah satu langkahnya adalah peran Universitas sendiri untuk menambahkan beberapa jam mata kuliah tentang peranan penting nya mempertahankan kebudayaan daerah dan bangsa guna memperkokoh ketahanan suatu bangsa , terutama bangsa Indonesia. Sehingga tertanam rasa tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa untuk ikut serta dalam mempertahankan dan melestarikan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia sehingga tidak tergerus oleh kebudayaan modern dari bangsa asing.

Dan sebagai contoh yang kita tulis dalam makalah ini adalah Peran penting Universitas Gunadarma dalam melestarikan nilai-nilai budaya. Salah satunya dengan menambahkan mata kuliah softskill yang menerangkan Ilmu Budaya Dasar yang mencakup tentang berbagai Penjelasan tentang kebudayaan yang dimiliki oleh bangsa indonesia, dan perananan semua lapisan masyarakat untuk mempertahankan kebudayaan bangsa dimulai dari masyarakat daerah hingga pemerintah pusat. tetapi dalam mata kuliah ini juga menerangkan berbagai permasalahan yang timbul terkait dengan kebudayaan bangsa Indonesia, sehingga selain untuk menambah pengetahuan mahasiswa itu sendiri tentang kebudayaan bangsa Indonesia tetapi digunakan untuk menanamkan rasa nasionalisme dan rasa tanggung jawab sebagai salah satu bagian penerus bangsa yang harus ikut serta dalam melestarikan dan mempertahankan nilai-nilai kebudayaan bangsa Indonesia.

b.      TUJUAN
Tujuan dalam pembuatan makalah ini :
o   Untuk Memenuhi Tugas Makalah Ilmu Budaya Dasar.
o   Untuk berbagi pengetahuan kepada pembaca akan pentingnya menjaga, melestarikan nilai-nilai kebudayaan bangsa Indonesia terutama Mahasiswa/i Universitas Gunadarma.
o   Untuk memberikan informasi kepada pembaca terutama Mahasiswa/i Universitas Gunadarma tentang peranan penting perguruan tinggi (Universitas Gunadarma) dalam ikut serta memperkokoh , melestarikan Nilai-nilai budaya bangsa Indonesia.

o   Untuk memotivasi para pembaca khususnya Mahasiswa/i Universitas Gunadarma untuk ikut serta dalam upaya menjaga ketahan budaya bangsa indonesia dengan melertarikan kebudayaan daerah.


c.       SASARAN
Dalam penulisan makalah ini sasaran yang ditujukan adalah semua lapisan masyarakat indonesia khususnya para Generasi muda terutama Mahasiswa/i Universitas Gunadarma untuk tetap selalu berusaha mempertahankan, mencintai dan melestarikan nilai-nilai kebudayaan daerah yang dimiliki bangsa Indonesia guna memperkokoh kebudayaan nasional supaya tidak tergerus oleh waktu pada zaman yang modern dan globalisasi pada saat ini.




BAB II
PERMASALAHAN

 Kebudayaan nasional Indonesia yang beranekaragam menjadi suatu kebanggaan juga bagi bangsa indonesia. Hal terseut Merupakan sebuah tantangan untuk mempertahankan, serta melestarikannya nilai-nilai kebudayaan kepada generasi selanjutnya salah satunya yaitu generasi muda (Mahasiswa/i). Kebudayaan  Indonesia sangat membanggakan karena memiliki keanekaragaman yang sangat bervariasi serta memiliki keunikan tersendiri.
              Kemajuan dan perkembangan teknologi pada zaman globalisasi modern saat ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan kebudayaan bangsa Indonesia. Melalui media informasi seperti Televisi, Gadget, Internet dan sebagainya. Kita ambil contoh saja melalui internet,seperti Youtube, Facebook, Twitter, Blog dan sebagainya, dengan melalui media tersebut seharusnya dapat juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan nilai-nilai yang dimiliki oleh kebudayaan bangsa Indonesia, jika dilihat dari positifnya tanpa disalah gunakan oleh pihak-pihak tertentu yang digunakan untuk memperoleh keuntungan semata, tetapi juga ada sisi negatifnya dimana budaya asing juga semakin mudah masuk ke Indonesia melalui media-media tersebut. Selain melalui media massa, bisa juga dapat di mulai dari pembekalan pengetahuan tentang nilai-nilai budaya dimulai dari bangku sekolah dasar bahkan di perguruan tinggi juga, dan salah satunya mata kuliah wajib tentang Ilmu Budaya Dasar yang dimana didalamnya membahas tentang nilai-nilai kebudayaan bangsa Indonesia dan peranan penting semua lapisan masyarakat yang ada di Universitas Gunadarma.
Analisis permasalahan Peran Universitas Gunadarma Dalam Pelastarian Nilai-Nilai Budaya” dengan memperhatikan dan mempertimbangkan  kondisi lingkungan internal maupun eksternal dilihat dari aspek :

a.        Kekuatan (Strength)

a.    Sumber Daya Manusia yang banyak (Mahasiswa dan Mahasiswi)
Universitas Gunadarma merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik yang ada di Indonesia, yang dijadikan salah satu pilihan banyak orang untuk menuntut ilmu di dalamnya. Sehingga ini merupakan dapat menjadi suatu kekuatan untuk upaya para penerus bangsa ikut serta dalam mempelajari dan melestarikan nilai-nilai budaya yang ada di bangsa Indonesia.
.
b.    Sumber Daya Manusia Pengajar yang berkualitas dan berkompeten.
Selain SDM dari Mahasiswanya , tetapi Universitas Gunadarma didukung oleh staff pengajar yang berkualitas dan berkompeten dalam sistem pengajaran dan pembelajarannya, dengan cara mengajari mahasiswa/i nya untuk menganalisa dan mempraktekan dengan baik sehingga mulai tertanam jiwa pemimpin yang baik dan berkompeten dalam diri mahasiswa/i nyasebagai salah satu penerus bangsa dalam melestarikan nilai-nilai budaya


c.    Kebijakan Akademik yang Baik dan Tepat (Intrakulikuler).
Ikatan antara Mahasiswa/i dengan Dosen nya juga ditunjang dengan kebijakan Akademik yang baik dan tepat, di Universitas Gunadarma selain mangadakan Kurikulum atau Mata Kuliah Umum seperti dikampus-kampus lain, tetapi Universitas Gunadarma juga memberikan mata kuliah Softskill yang harus ditempuh Mahasiswa/i dimana disitu mempelajari Ilmu Budaya Dasar dan Ilmu Sosial Dasar yang mengajarkan tentang bersosial di masyarakat dan juga tentang kebudayaan bangsa Indonesia. Sehingga tercipta rasa nasionalisme dan tanggung jawab antar sesama dan negara Indonesia.


d.   Kegiatan Mahasiswa/i yang tepat (Ekstrakulikuler).
Salah satu peran penting Universitas Gunadarma dalam melestarikan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia adalah dengan mengadakan kegiatan mahasiswa/i (UKM) yang berhubungan dengan kesenian dan kebudayaan. Diantaranya adalah kegiatan seni musik yaitu SWARA DARMAGITA dan kegiatan seni budaya teater yaitu TEMA. Dimana bukan hanya untuk kegiatan semata saja , UKM ini digunakan untuk penanaman jiwa seni budaya terhapadap mahasiswa yang mengikutinya. Prospeknya juga bagus untuk diri masing-masing mahasiswa itu sendiri dan juga untuk bangsa indonesia.



b.        Kelemahan (Weakness)

a.    Kurangnya kesadaran Mahasiswa/i untuk melestarikan nilai-nilai kebudayaan.
Mahasiswa/i yang kurang sadar akan pentingnya menjaga dan melestarikan nilai-nilai kebudayan bangsa semakin membuat kebudayaan bangsa semakin tertinggal atau kurang  terkenal pada zaman modern saat ini.

b.    Kurangnya waktu jam pembelajaran tentang Softskill kebudayaaan.
        Singkatnya waktu pembelajaran mata kuliah Softskill seperti Ilmu Budaya Dasar dan Ilmu Sosial Dasar membuat menjadi masalah kurang tertanamnya jiwa seni budaya dalam diri mahasiswa. Selain itu juga tatap muka antara mahasiswa dan dosennya yang juga jarang membuat kelemahan dalam mendalami peran nilai-nilai budaya di Universitas Gunadarma.

c.         Lebih cepat tanggapnya Mahasiswa akan budaya asing yang lebih modern.
Sudah tidak dipungkiri lagi bukan hanya di Universitas Gunadarma tetapi kampus lainnya juga mungkin seperti ini , kemajuan teknologi pada zaman globalisasi modern saat ini membuat sangat mudah masuknya kebudayaan asing dalam kampus,sehingga kebudayaan bangsa sendiri semakin jauh tergusur oleh keberadaan kebudayaan asing yang lebih modern.

d.        Lokasi kampus yang tidak menetap jadi satu.
Terbaginya beberapa kampus Universitas Gunadarma di beberapa tempat itu yang menyulitkan untuk menyatukan seni kebudayaan yang dimiliki diseluruh mahasiswa/i Gunadarma. Misalnya jika semua UKM berpusat di kampus E , tetapi ada seorang mahasiswa di kampus J yang mempunyai bakat seni budaya, dan ingin menampilkan bakatnya tetapi harus latihan di Kampus E , sementara jarak antara Kampus E dan J itu Jauh itu membuat mahasiswa tersebut tidak bisa ikut. Sehingga yang tadinya mempunyai kemauan untuk memperdalam nilai-nilai kebudayaan yang ada , membuatnya untuk tertunda bahkan tidak tertarik lagi.


c.         Peluang (Opportunity)

a.       Terjalinnya hubungan kebersamaan mahasiswa/i antar Fakultas.
Dengan banyaknya kegiatan seni budaya yang digelar oleh Universtas, semakin menjalin kebersamaan antar mahasiswa yang berbeda Fakultas. Sehingga terjalin rasa Persatuan dan Kesatuan dalam satu alamamater Universitas Gunadarma.


b.      Terdapat kesamaan antar mahasiswa satu dengan yang lain.
Banyaknya mahasiswa di Universitas Gunadarma, juga semakin banyak mahasiswa yang beragam baik dari Suku , RAS dan Agama. Sehingga dengan banyaknya kegiatan bersama untuk melestarikan nilai-nilai kebudayaan bangsa Indonesia maka semakin dapat membuat kesamaan visi dan misi antara mahasiswa satu dengan mahasiswa tang lainnya.


c.       Meningkatkan citra Universitas Gunadarma kepada Masyarakat.
Dengan banyaknya prestasi yang diraih oleh mahasiswa/i Universitas Gunadarma dalam bidang seni budaya juga dapat memperkuat bahwa Universitas gunadarma bukan hanya Unggul dalam Bidang IT saja , tetapi kaya akan nilai-nilai Seni Budayanya.


d.      Menjalin hubungan dengan Universitas lain untuk melestarikan nilai-nilai budaya.
Kegiatan bersama antara perguruan tinggi lainya dapat memperkaya dan melestarikan kebudayaan bangsa indonesia. Contoh dengan melakukan kegiatan gabungan Festival Budaya Indonesia, sehingga dapat memberikan informasi kepada mahasisa tentang kebudayaan bangsanya sendiri.



d.        Tantangan/Hambatan (Threats)

a.       Kurangnya kepeduliannya mahasiswa akan kebudayaan daerah.
Salah satu hambatannya juga termasuk kurang cepat tanggapnya mahasiswa akan kemajauan kebudayaan guna melestarikan nilai-nilai budaya nasional.


b.      Kurangnya Sarana dan Prasarana Kebudayaan di Universitas Gunadarma.
Guna menunjang kemajuan seni budaya di Universitas Gunadarma seharusnya pihak kampus dapat membuat pusat seni dan budaya di kampus. Sehingga pelatihan tentang kebudayaan guna melestarikan nilai-nilai budaya juga semakin maju tanpa harus memikirkan lagi tempat dan sarananya.


c.       Akibat semakin berkembangnya teknologi.
Dengan perkembangan teknologi juga dapat memberikan efek yang negatif untuk melestarikan nilai-nilai kebudayaan bangsa, dikarenakan sangat mudahnya juga masuknya budaya asing kedalam bangsa Indonesia.


d.      Persaingan antar perguruan tinggi yang semakin ketat.
Semakin maju zaman semakin banyak juga Universitas yang memperbaiki kualitasnya. Maka dari itu jika ingin masih ingin menjadi yang terbaik harus ditunjang juga dengan pelatihan dan sarana yang bagus pula, sehingga prestasi dapat di pertahankan dan ditingkatkan,bukan malah tertinggal dar kampus lain.






BAB III
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

1.        KESIMPULAN

Perguruan tinggi ( Universitas Gunadarma ) adalah suatu wadah yang digunakan untuk menempuh pendidikan lebih profesional. Pendidikan adalah suatu usaha yang dilakukan secara sadar dan sengaa untuk mengubah tingkah laku manusia baik secara individu maupun kelompok untuk mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Pengetian kebudayaan adalah sistem pengetahuan yang meliputi ide atau gagasan yang terdapat pada pikiranmanusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari kebudayaan itu bersifat abstrak. Peran pendidikan adalah sebagai transfer nilai-nilai budaya atau sebagai cara yang paling efektif dalam mentransfer nilai-nilai budaya atau sebagai cara proses pendidikan, karena keduanya sangat erat hubungannya. Kebudayaan dengan pendidikan sangat erat sekali keduanya saling berkesinambungan dan tidak dapat dipisahkan karena saling dan membutuhkan antara satu sama lainnya. Dalam konteks dapat dilihat hubnungan antara pendidikan dan kebudayaan. Nilai-nilai kebudayaan aakn terlestarikan dalam setiap ini tentunya hanya akan mungkin terjadi bila mahasiswa atau mahasiswi nya benar-benar sebagai penerus bangsa.

2.        REKOMENDASI

a.  Menambahkan lagi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di setiap lokasi kampus  yang berhubungan dengan seni budaya.
b. Memasukan nilai-nilai budaya luhur bangsa Indonesia dalam kurikulum akademik  dari tingkat awal sampai tingkat akhir  dengan ditambah jam perkuliahan untuk mata kuliah seni budaya.
c. Meningkatkan Sarana dan Prasarana untuk kegiatan seni budaya baik untuk lokasi latihan , peralatan dan sebagainya.
d.  Memperbanyak mengadakan kegiatan seni budaya seperti Festival Budaya Indonesia yang di alokasikan untuk semua mahasiswa dari berbagai fakultas dan untuk umum.






REFRENSI :

http://www.google.com
http://blog.umy.ac.id/cahminang/pemanfaatan-tekhnologi-sebagai-media-untuk-melestarikan-budaya-dan-nilai-luhur-bangsa-indonesia/
http://titowidiyanto.blogspot.com/2012/04/peran-universitas-gunadarma-dalam.html
http://staff.undip.ac.id/sastra/dhanang/2009/07/23/optimalisasi-peran-mahasiswa-dan-lembaga-kebudayaan/
http://kem.ami.or.id/2011/08/mewujudkan-peran-serta-remaja-dalam-pelestarian-budaya/












About Chuck


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Ut odio. Nam sed est. Nam a risus et est iaculis adipiscing. Vestibulum ante ipsum faucibus luctus et ultrices.
View all posts by Chuck →

0 comments: